Rahasia Manfaat Daun Bidara dalam Dunia Medis dan Islam

Hasil gambar untuk daun bidara
Manfaat Daun Bidara – Bidara atau nama lainya Ziziphus mauritiana adalah pohon yang menghasilkan buah yang tumbuh ditempat kering, Bidara adalah sebutan bagi tanaman ini dalam bahasa Indonesia. Selain buahnya dapat dikonsumsi, daun bidara ternyata memiliki banyak sekali manfaat.

Tanaman bidara dikenal dengan nama lain seperti widara (Sd., Jw.) atau dipendekkan menjadi dara (Jw.); bukol (Md.); bĕkul (Bal.); ko (Sawu); kok (Rote); kom, kon (Timor); bĕdara (Alor); bidara (Mak., Bug.); rangga (Bima); kalangga (Sumba).

Daun Bidara
Tinggi pohon bidara 5-16 meter. Daun bidara berbentuk bulat agak lonjong dengan permukaan yang halus. Daun bidara mempunyai banyak manfaat kesehatan.
Tanaman bidara dapat Anda manfaatkan daunnya, buahnya, bijinya, hingga akarnya. Buah bidara kultivar yang unggul dijual sebagai buah segar di pasar, yang nantinya bisa dikonsumsi secara langsung, ataupun diolah menjadi minuman segar.
Daun bidara yang muda bisa dijadikan sayuran. Adapun daun bidara yang tua dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Manfaat Daun Bidara dalam Dunia Kesehatan:
  1. Daun bidara mengandung senyawa antibakterial, sehingga sangat efektif untuk mengobati penyakit akibat bakteri ataupun virus, seperti pilek, influenza, flu babi, flu burung dan bahkan HIV/AIDS.
  2. Daun bidara mengandung senyawa antioksidan yang sangat tinggi, kandungan inilah yang sangat efektif untuk menjaga kesehatan tubuh kita dari berbagai macam penyakit.
  3. Daun bidara mampu mengobati penyakit lambung: tukak lambung, maag dan bahkan kanker lambung.
  4. Mampu mencegah dan mengobati penyakit kardiovaskuler / penyakit jantung yang sangat berbahaya.
  5. Mampu mengobati penyakit diabetes melitus, daun bidara mengandung glikemik yg sangat rendah.
  6. Daun bidara sangat berguna untuk mengobati masalah mulut, seperti sariawan, bibir pecah-pecah, gusi berdarah dan masih banyak lagi.
  7. Daun bidara sangat berguna untuk mencegah dan mengobati penyakit pertumbuhan jaringan abnormal, seperti kanker, tumor, kista dan masih banyak lagi.
  8. Daun bidara dengan kandungan antiseptik, maka akan sangat berguna untuk mengobati luka, baik luka baru ataupun luka yang sudah lama.
  9. Daun bidara sangat berguna untuk memperbaiki sel-sel organ yang mengalami kerusakan, sehingga organ tersebut dapat bekerja secara maksimal.
  10. Daun bidara yang masih muda dan segar sangat berguna untuk mengatasi masalah kewanitaan, seperti keputihan, haid tidak normal dan masih banyak lagi.
  11. Kandungan mineral kalsium yang sangat tinggi pada daun bidara, maka akan sangat efektif untuk menguatkan dan merawat kesehatan tulang ataupun gigi.
  12. Daun bidara sangat bermanfaat membantu mengobati demam panas ataupun dingin, baik pada orang dewasa ataupun anak-anak balita.
  13. Manfaat daun bidara untuk kulit sangat efektif untuk mengatasi peradangan pada area kulit
  14. Daun bidara sangat berguna untuk mengatasi ejakulasi dini atau lemah syahwat.
Manfaat Daun Bidara dalam Pandangan Islam

1. Memandikan jenazah
Di dalam hadits yang sudah disebutkan bahwa ketika kalian memandikan jenazah dianjurkan untuk menggunakan air yang dicampur dengan daun bidara. 

Di dalam daun bidara ada semacam kandungan alami untuk membersihkan kotoran caranya daun bidara diremas-remas lalu dicampurkan air maka dapat menghasilkan busa yang bisa digunakan untuk memandikan jenazah.

Seperti ketika memandikan Zainab, putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika meninggal dunia, yang bertugas memandikan adalah Ummu Athiyah radhiyallahu ‘anha.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh Ummu Athiyah

“Cuci jenazahnya 3 kali, 5 kali, atau boleh lebih dari itu, jika menurutmu dibutuhkan, dengan air dan daun bidara.”(HR. Bukhari 1253)

2. Mengobati gangguan jin dan sihir
Mengenai kaitannya dengan pengobatan kesurupan atau sihir, tidak menjumpai dalilnya, hanya saja para ulama memahami bahwa kajian pengobatan sihir, masuk dalam pembahasan at-Tadawi (pengobatan), dan bukan kajian ibadah, karena itu selama tidak menjerumus ke dalam perbuatan syirik, dan terbukti bisa mengobati, penggunaan media semacam ini maka diperbolehkan.

Pada prakteknya daun bidara digunakan untuk ruqyah syar’iyyah dalam menangani masalah-masalah yang ditimbulkan oleh jin dan sihir-sihir yang dikirimkan oleh para ahli sihir dan dukun.
Diantara cara mengobati sihir – dan ini obat yang manfaat untuk para suami yang terhalangi sehingga tidak bisa berhubungan badan – dia bisa mengambil 7 lembar daun bidara hijau, kemudian ditumbuk dengan batu atau semacamnya, lalu ditaruh di ember, kemudian dicampur air yang cukup untuk mandi. Kemudian dibacakan ayat kursi, al-kafirun, al-ikhlas, al-falaq, an-Nas…. 
(beliau menyebutkan beberapa ayat lainnya). (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 3/279)

Salah satu tabi’in yang ahli di dalam ilmu kedokteran yaitu Wahb bin Munabih menyarankan untuk menggunakan tujuh lembar daun bidara yang ditumbuk hingga halus, kemudian daun bidara yang sudah halus tadi di larutkan dalam air dan dibacakan ayat kursi, Al Kafirun, dan tiga qul, yaitu surat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas (Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).

Setelah dibacakan ayat-ayat tadi, air daun bidara tadi diminum dan air sisanya digunakan untuk mandi, Insyaallah penyakit-penyakit yang berasal dari gangguan jin dan sihir akan hilang.

3. Membersihkan Rumah dari gangguan Jin
membersihkan rumah dari kejadia-kejadian aneh hasil dari perbuatan atau gangguan jin
Cara yang paling efektif adalah membacakan surat Al Baqarah secara utuh satu surat.

Hal ini berdasarkan hadist Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu.

“Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim 780, At-Tirmidzi 2877) 

Selain dibacakan surat Al-Baqarah,bisa mengkombinasikan dengan campuran air dengan bidara yang telah dibacakan ayat-ayat ruqyah, ataupun dengan bacaan surat Al-Baqarah. 

Air bidara tadi kemudian dipercikkan atau disemprotkan ke pojok-pojok rumah dan di tempat-tempat yang dirasa banyak terjadi gangguan Jin.

4. Membersihkan diri Setelah Haid
Demikian pula, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh wanita yang membersihkan sisa darah haid agar digunakan daun bidara.

Asma’ pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang cara mandi selepas haid. 
Beliau mengatakan :
“Wanita itu bisa mengambil daun bidara dicampur air, lalu berwudhu kemudian mencuci kepalanya” 
(HR. Abu Daud 314 dan dishahihkan al-Albani).

Sobat dumay, sebenarnya masih banyak lagi Khasiat dan Manfaat dari Daun Bidara dalam Pandangan Islam, tapi itu saja yang dapat Penulis sampaikan.

Semoga Saya dan sobat dumay selalu Diberikan Allah SWT kesehatan dijauhkan dari perbuatan jahat baik yang terlihat ataupun tidak,  Amiin...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel